Dinkes Kabupaten Blitar Gelar Sosialisasi Edukasi Hidup Sehat Menyambut Natal dan Tahun Baru

Blitar, www.beritamadani.co.id –  Dalam rangka menyebarluaskan Gerakan Masyarakat Hidup Bersih dan Sehat (GERMAS), utamanya dalam ruang lingkup edukasi hidup sehat menyambut perayaan Natal 2022  dan Tahun Baru 2023, Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar menggelar Sosialisasi Edukasi Hidup Sehat bagi Wartawan, yang meliput di wilayah Kabupaten Blitar, yang digelar di Ruang PKK Kabupaten Blitar, pada Rabu (14/12/2022).

Hadir untuk kedua kalinya pada tahun 2022 puluhan Wartawan dari berbagai media baik media cetak, elektronik dan media online, untuk kegiatan yang digelar oleh Dinkes Kabupaten Blitar yang dibuka oleh Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar, Luluk S., mewakili Kepala Dinkes Kab. Blitar, dr. Christine Indrawati, M.Kes., yang membacakan sambutan.

Perlu diketahui bersama bahwa arah kebijakan RPJMD Bidang Kesehatan tahun 2020-2024, adalah meningkatkan pelayanan kesehatan menuju cakupan kesehatan semesta, terutama penguatan pelayanan kesehatan dasar (Primary Health Care) dengan mendorong peningkatan upaya promotif, dan preventif, didukung inovasi dan pemanfaatan teknologi, dimana strategi yang dilakukan meliputi; peningkatan kesehatan Ibu, anak, KB, dan kesehatan reproduksi, percepatan perbaikan gizi masyarakat, peningkatan pengendalian penyakit, pembudayaan GERMAS, penguatan sistem kesehatan serta pengawasan obat dan makanan,” jelasnya.

Pemerintah Kabupaten Blitar mengambil langkah nyata dalam pengawasan obat dan makanan dengan mengeluarkan SK Bupati tentang pembentukan Tim Koordinasi Pengawasan Pembinaan Makanan dan Obat (TKP2MO), yang berfungsi melakukan pengawasan, pengendalian, dan penertiban. Kegiatan operasi di pasar tradisional, pertokoan, penjual ritel, dan melakukan sidak ke Apotik serta toko obat,  kemudian mengevaluasi, dan melaporkan kepada Bupati melalui Dinas Kesehatan.

Kepala Dinkes Kabupaten Blitar menambahkan bahwa,”Pelaksanaan kegiatan TKP2MO dilaksanakan menjelang Hari Raya Idul Fitri, menjelang perayaan Natal, dan Tahun Baru, karena pada saat itu terjadi peningkatan permintaan pasar sehingga untuk memastikan produk-produk makanan dan obat yang beredar aman untuk dikonsumsi, agar tidak menimbulkan KLB di masyarakat,” tambahnya.

Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar berharap dengan adanya kegiatan ini dapat menambah pengetahuan tentang pengawasan obat dan makanan serta ikut membantu mengedukasi kepada masyarakat tentang pentingnya mengkonsumsi makanan dan obat sesuai standar kesehatan, seperti memmperhatikan kode produksi, logo obat yang boleh dijual bebas dan lain sebagainya,” pungkasnya. (Ich/Red.BMK)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *