Belum 2 Bulan Jabat Plh Sekdaprov Bikin Gaduh Jawa Timur

Adalah Heru Tjahyono yang baru pensiun Maret 2021, sebagai Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Jawa Timur diangkat menduduki jabatan semula, sebagai pelaksana harian (Plh) Sekdaprov.

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) setuju usulan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menunjuk Heru Tjahjono sebagai Plh. Sekdaprov Jawa Timur.

Heru purnatugas  6 Maret 2021, namun Pemprov Jatim ternyata masih membutuhkan tenaganya.

Heru mendapat tugas baru sebagai pejabat fungsional analis kebijakan utama di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jatim. Karena itu jabatan Sekda Jatim kosong. Sehingga, Khofifah mengusulkan agar mantan Bupati Tulungagung menduduki tempat Plh. Sekdaprov.

Tanggal 21 Mei 2021, semua masyarakat Indonesia, khususnya Jawa Timur dikejutkan dengan klarifikasi Plh.Sekdaprov Jawa Timur Heru Tjahjono, di Kantor Gubernur, tentang pelaksanaan ulang tahun Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa ke-56, di rumah Dinas Gubernur yang tidak jauh dari Gedung Negara Grahadi, meyakinkan kepada masyarakat melalui konferensi pers, ultah yang mengundang artis Katon Bagaskara itu, inisiatifnya adalah Plh.Sekdaprov, Heru Tjahjono.

Sebelum klarifikasi 21 Mei 2021, berita tentang ultah, diawali dengan beredarnya video rekaman dari jurnalis yang hadir saat ultah tersebut di media sosial (medsos)

Berita dan berbagai komentar tentang ultah Gubernur mulai bermunculan 20 Mei 2021, dari LSM, tokoh masyarakat, sampai para netizen terus bergulir.

Kenapa hal itu bisa terjadi, padahal Gubernur harusnya memberi contoh?

Kenapa yang lain kerumunan dibubarkan, sedangkan yang ulang tahun tidak?

Dan masih banyak lagi komentar-komentar yang muncul, intinya sangat menyayangkan kejadian itu dan juga meminta keadilan dari berbagai kejadian yang dibubarkan.

Gubernur yang tidak tahu menahu soal ultah dirinya karena kejutan dari Plh.Sekdaprov kena getahnya.

Bahkan tidak menutup kemungkinan masyarakat ada yang tidak mau tahu siapa inisiator yang penting ada ultah Gubernur.

Sebenarnya cukup sederhana bila tidak ada masalah soal ultah Gubernur Jatim, cukup tumpengan dan ucapan selamat di lingkungan terbatas jajaran Pemprov Jatim di Kantor Gubernur.

Sekarang semua sudah terjadi, nasi sudah jadi bubur, Plh. Sekdaprov Heru Tjahjono yang belum genap 2 bulan sudah bikin gaduh Jawa Timur, bahkan menjadi  sorotan nasional.

Masalah ultah Gubernur dengan inisiatif dari Plh.Sekdaprov Jawa Timur Heru Tjahjono, seyogyanya tidak sekedar minta maaf yang dilakukan Gubernur atas kesalahan stafnya, tapi harus ada tindak lanjut, perlu sanksi hukum. Hukum jangan hanya tajam kebawah, namun tumpul keatas.

Oleh: Drs.Agung Santoso, Ketua Forum Komunikasi Pemimpin Redaksi Media (FKPRM) di Jatim & Direktur Pendidikan Sekolah Wartawan MZK Institute Jakarta.

Editor: Tim BMK.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Positive SSL