Tiga Tambahan Kasus Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Kabupaten Kediri

Kediri, www.beritamadani.co.id – Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19, Kabupaten Kediri, kembali melaporkan bahwa pada, Rabu (29/7), terdapat 3 (tiga) tambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Kediri.

Kasus terkonfirmasi Covid-19 tersebut, adalah: 1. Klaster Desa Bakalan = 1 orang warga Desa Bakalan, Kecamatan Grogol, saat ini melakukan isolasi mandiri, 2. Klaster Desa Tegowangi = 1 orang warga Desa Tegowangi, Kecamatan Plemahan, saat ini juga melakukan isolasi mandiri, 3. Klaster Baru Desa Sumbercangkring= 1 orang warga Desa Sumbercangkring, Kecamatan Gurah saat ini juga melakukan isolasi mandiri.

Satu orang pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dari Desa Sidomulyo, Kecamatan Puncu, diinformasikan telah  meninggal dunia hari ini tanggal 29 Juli 2020 di RSUD SLG. Selain itu hari ini juga terdapat 9 (sembilan) pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang telah dinyatakan sembuh, yaitu: 2 Klaster Maspion Sidoarjo = 2 orang warga Desa Langenharjo, Kecamatan Plemahan. 1 Klaster Surabaya = 1 orang warga Desa Sebet, Kecamatan Plemahan, 1 Klaster Sidoarjo = 1 orang warga Desa Gedangsewu, Kecamatan Pare. 1 Klaster Pondok Pesantren Temboro = 1 orang warga Desa Maron Kecamatan Banyakan. 1 Klaster Desa Ketawang = 1 orang warga Desa Ketawang Kecamatan Purwoasri.1 Klaster Pace Nganjuk – 1 orang warga Desa Sonorejo Kecamatan Grogol. 2 Klaster Baru = 1 orang warga Desa Balungjeruk, Kecamatan Kunjang – 1 orang warga Desa Duwet, Kecamatan Wates

Dengan tambahan 3 (tiga) kasus, rincian klaster dengan kasus Covid-19 aktif di Kabupaten Kediri adalah sebagai berikut: 1. Klaster Araya Tulungagung : 6 orang, 2. Klaster Jakarta : 1 orang, 3. Klaster Halmahera : 1 orang, 4. Klaster Kalimantan : 1 orang, 5. Klaster Pabrik Rokok Mustika : 6 orang, 6. Klaster Pondok Pesantren Temboro : 1 orang, 7. Klaster Surabaya : 13 orang, 8. Klaster Gresik : 1 orang, 9. Klaster Sidoarjo : 6 orang, 10. Klaster Papua : 1 orang, 11. Klaster Pasuruan : 6 orang, 12. Klaster Kudus : 1 orang, 13. Klaster Persekutuan Doa Kota Kediri : 12 orang, 14. Klaster Desa Kambingan : 1 orang, 15. Klaster Desa Kedak : 4 orang, 16. Klaster Desa Gampeng : 2 orang, 17. Klaster Desa Ketawang : 6 orang, 18. Klaster Desa Woromarto : 4 orang, 19. Klaster Desa Ngasem : 5 orang, 20. Klaster Desa Paron : 2 orang, 21. Klaster Desa Bendo : 1 orang, 22. Klaster Desa Tertek : 3 orang, 23. Klaster Desa Pesing : 2 orang, 24. Klaster Desa Mlati : 3 orang, 25. Klaster Desa Plosorejo : 2 orang, 26. Klaster Desa Wanengpaten : 2 orang, 27. Klaster Desa Tunge : 2 orang, 28. Klaster Desa Bulupasar : 5 orang, 29. Klaster Desa Kandangan : 2 orang, 30. Klaster Desa Pelem : 3 orang, 31. Klaster Desa Bakalan : 2 orang, 32. Klaster Desa Tegowangi : 2 orang, 33. Klaster Desa Sidomulyo : 3 orang, 34. Klaster Pace Nganjuk : 9 orang, 35. Klaster Pasar Pahing : 2 orang, 36. Klaster Baru : 27 orang.

Sehingga saat ini terdapat 394 kasus positif Covid-19 di Kabupaten Kediri, dengan rincian 150 orang dirawat, 222 orang sembuh dan 22 orang meninggal dunia.

Lebih lanjut dr. Ahmad Khotib, Jubir GTPP Covid-19 Kab.Kediri mengatakan,”Harus dipahami bahwa penularan Covid-19 sangat cepat, tanpa kita ketahui dimana dan siapa yang telah terpapar virus ini. Kita bisa menekan penyebaran Covid-19 dengan disiplin menjalankan protokol kesehatan, yaitu menggunakan masker saat beraktivitas, menjaga jarak aman dengan orang lain serta sering cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir. Mari bersama-sama kita cegah penyebaran Covid-19 dengan mentaati aturan demi kebaikan dan keselamatan bersama,” pungkasnya.

Sumber: dr.Ahmad Khotib Jubir GTPP Covid-19, Reporter: Cak Kas, Editor: Widyana R.

Share This:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Positive SSL