Kunjungan Bupati Pacitan ke Desa Klesem Kebonagung Pacitan

IMG-20171202-WA0016 IMG-20171202-WA0017

Pacitan, Beritamadani.co.id – Bupati Pacitan Indartato dan Wakil Bupati Pacitan Yudi Sumbogo beserta rombongan, berkunjung ke posko bencana alam tanah longsor di SD. Klesem, Desa Klesem, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Pacitan, pada Hari Sabtu, 02 Desember 2017, Pukul 15.45 WIB. Kemudian Bupati Pacitan beserta rombongan mengunjungi Soimin (lk, 65th) salah satu warga korban yang selamat dalam musibah tanah longsor, di Dusun Blimbing, Desa Klesem, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Pacitan.

Saat dikunjungi Bupati Pacitan beserta rombongan, Soimin menceritakan, “Hari Senin, 27 Nopember 2017, hujan lebat semalam suntuk. Selasa, 28 Nopember 2017, dini hari sekitar Pukul 01.30 WIB., saya tidak tahu kalau bukit di belakang rumah sudah longsor menimpa bagian belakang rumah saya. Secara tiba-tiba saya tertimpa almari dan saya tidak tahu bagaimana kondisi sekitar. Saya tidak menduga kalau saya masih hidup. Karena saat itu saya sudah pasrah. Alhamdulilah saya selamat karena tertimpa almari. Sedangkan istri, anak dan cucu saya meninggal dunia tertimpa tanah longsor”.

Saat dikonfirmasi Awak Beritamadani.co.id, Kapten Agus Setiawan selaku Danramil Kebonagung menyampaikan, “Korban meninggal dunia yang tertimpa bencana alam tanah longsor di Dusun Blimbing, Desa Klesem, sebanyak 4 orang, 1 orang korban selamat bernama Soimin (lk, 65 th) sudah diketemukan pada Hari Selasa, 28 Nopember 2017 Pukul 11.00 WIB. Sedangkan korban meninggal dunia sebanyak 3 orang bernama Temu (pr, 55th), Siti Kalimah (pr, 27th) dan Fitria Ayu (pr, 4,5 th) diketemukan pada hari Selasa, 28 Nopember 2017 Pukul 15.00 WIB”.

IMG-20171202-WA0018 IMG-20171202-WA0019

Ditempat terpisah Awak Beritamadani.co.id menemui Indartato Bupati Pacitan. Beliau  menyampaikan, “Kita ikut prihatin atas kejadian yang terjadi di Kabupaten Pacitan, mudah-mudahan tidak terulang lagi. Langkah yang ditempuh Pemerintah Daerah Kabupaten Pacitan, yang pertama: Menyatakan keadaan tanggap darurat, Komandannya Dandim Pacitan,waktunya selama tujuh hari. Mudah-mudahan selama tujuh hari ini kita minimal bisa meringankan beban masyarakat. Yang pertama kita upayakan adalah bagaimana orang-orang yang kena bencana itu selamat. Tapi kita juga ikut berdukacita, memang ada yang meninggal dunia. Mudah-mudahan almarhum husnul khotimah”.

“Kedua: setelah menemukan orang-orangnya, bagaimana kondisi barang-barangnya, baik rumah dan setelah upaya kita sudah berjalan, baik yang dilaksanakan pemerintah daerah maupun masyarakat sendiri, kemudian kita berupaya meringankan beban kepada orang-orang yang kena dampak bencana alam”.

“Ketiga: berkaitan dengan infrastruktur yang rusak, jaringan-jaringan yang rusak, secara bertahap pemerintah berupaya untuk membenahinya namun tidak secepat yang kita harapkan. Alhamdulilah Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, sudah bergerak semuanya dan bahkan bantuan dari tetangga kabupaten dan lembaga-lembaga organisasi, banyak yang mengalir secara manusiawi, sehingga harapannya Pacitan segera pulih seperti sediakala dan mudah-mudahan Pacitan bisa lebih baik dari sebelum bencana”, pungkas Indartato.

Upaya Pemerintah Kabupaten Pacitan, sesuai yang disampaikan oleh Bupati Pacitan Indartato, mudah-mudahan bisa meringankan beban masyarakat yang terkena bencana dan dengan dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pusat, kita semua berharap proses recovery berjalan cepat dan baik, sesuai harapan Warga Pacitan. Mari kita semua mendukung dan mengawal upaya Pemerintah Kabupaten Pacitan untuk secepatnya memulihkan kondisi, seperti sebelum bencana bahkan lebih baik.(Widya)

Share This:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Positive SSL