Kabupaten Kediri Panen Raya Padi Organik seluas 77 Hektar

Kediri, www.beritamadani.co.id – Bupati Kediri melalui Dinas Pertanian mendorong penuh program ketahanan pangan dengan penanaman padi oleh kelompok tani yang ada menggunakan pupuk organik.
Jekvy memuji capaian Kediri yang menembus angka penyerapan pupuk hingga 58 persen tertinggi di Jatim serta menjadi contoh percontohan nasional dalam penerapan model pertanian organik modern.
“Kita harapkan target swasembada bisa tercapai dalam waktu 6 hingga 12 bulan ke depan. Dan Jawa Timur, khususnya Kabupaten Kediri, menjadi salah satu pusat kekuatan pertanian organik nasional,” jelas Jekvy.
Menurut Jekvy, (Ketua Umum) konsep KPOMR yang digagas HIMPO sangat relevan dengan masa depan pertanian Indonesia.
“Kita tidak bisa terus mengandalkan sistem pertanian yang menguras tanah. Tanah ini bukan warisan, melainkan titipan untuk anak cucu. Kampung organik ini adalah jawaban,” tegasnya.
Sebagai bentuk dukungan, Kementan akan menambahkan alokasi pupuk untuk Jawa Timur sebanyak 40.000 ton pupuk organik dan 138.000 ton pupuk anorganik. Penambahan itu diharapkan menghapus keluhan petani terkait keterbatasan distribusi pupuk bersubsidi.
Panen raya ini sekaligus dijadikan momen peluncuran program perluasan KPOMR tahap dua yang ditargetkan menjangkau 200 hektare lahan pertanian organik pada akhir tahun 2025.

Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana melalui Plt Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan, Sukadi menyatakan dukungan penuh terhadap program ini. Dia menegaskan bahwa konsep kampung organik sejalan dengan visi Pemkab Kediri dalam mewujudkan desa mandiri pangan.
“Kami akan dorong program ini menyentuh lebih banyak desa. Dengan integrasi koperasi tani, program pelatihan, dan distribusi pupuk, kita harap petani Kediri bisa lebih sejahtera,”
Sebagai bentuk dukungan, Kementan akan menambahkan alokasi pupuk untuk Jawa Timur sebanyak 40.000 ton pupuk organik dan 138.000 ton pupuk anorganik. Penambahan itu diharapkan menghapus keluhan petani terkait keterbatasan distribusi pupuk bersubsidi.
Acara peresmian KPOMR di Desa Dayu Kecamatan Purwoasri ini juga dihadiri oleh berbagai elemen, termasuk tokoh petani, kelompok tani, perangkat desa, serta jajaran dari Pupuk Indonesia dan pemerintah daerah. (cakas)
