Kediri, www.beritamadani.co.id – Dinas Kesehatan Kota Kediri menggelar Senam Yoga Prenatal serta edukasi dan diskusi seputar kehamilan yang diikuti 150 orang ibu hamil, berlangsung di Taman Hutan Joyoboyo Kota Kediri, Rabu (13/6/2024).

Kegiatan Yoga Prenatal digelar Dinas Kesehatan Kota Kediri agar kesehatan ibu dan bayi tetap terjaga dan terpantau.

Wigati Kabid Kesehatan Masyarakat, mewakili Kepala Dinas Kesehatan Kota Kediri dalam sambutanya menjelaskan, kegiatan ini sebagai upaya menjaga kesehatan ibu dan bayi.

Selain itu, ini juga kegiatan Gerakan Menekan Angka Kematian Ibu dan Bayi (Gemakiba) yang diharapkan mampu menekan angka kematian Ibu dan bayi.

“Pada 2022 tercatat angka kematian ibu dan bayi terendah di Kota Kediri yakni kematian 1 ibu dan 2 bayi, sedangkan di 2023 tidak ada data kematian ibu yang sedang melahirkan dan bayi. Semoga di 2024 ini juga kita harapkan semuanya dalam keadaan sehat wal’afiat”.

Sehingga selain memperhatikan gizi ibu dan bayi, kegiatan olah fisik ringan bagi ibu hamil juga diperlukan. Salah satunya dengan senam Yoga Prenatal.

Senam Yoga Prenatal mampu meningkatkan kekuatan dan fleksibilitas tubuh. Selain itu gerakan-gerakannya akan melatih pernapasan untuk membantu proses persalinan menjadi lebih tenang, mudah dan lancar.

Pemkot Kediri melalui Dinas Kesehatan Kota Kediri dan elemen terkait serius dalam menekan angka kematian ibu dan bayi di Kota Kediri. Sehingga kegiatan Yoga prenatal ini akan rutin dilaksanakan di kelurahan-kelurahan maupun di Puskesmas.

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Kediri, PC. Novita Susilowati,SE.MM. menjelaskan, kegiatan ini upaya menjaga persiapan persalinan ibu hamil, kesehatan ibu dan bayi.

Selain itu, ini juga kegiatan Gerakan Menekan Angka Kematian Ibu dan Bayi (Gemakiba) yang diharapkan mampu menekan angka kematian Ibu dan bayi.

“Pada 2022 tercatat angka kematian ibu dan bayi terendah di Kota Kediri yakni kematian 1 ibu dan 2 bayi,” terangnya.

Ibu hamil yang alami Plasenta Previa harus perhatikan hal ini sebelum melakukan Prenatal Yoga.

“Di kelurahan kegiatan ini sudah rutin dilaksanakan setiap bulan sejak th 2013 yang dikenal dengan kelas Ibu Hamil yang terlaksana di masing-masing Sembilan puskesmas yang ada dikota kediri,” jelasnya.

Ke depan seluruh ibu hamil di Kota Kediri dapat mengikuti Yoga prenatal yang diselenggarakan secara gratis oleh Pemkot Kediri.

Ibu Atia, warga Kelurahan Banjaran, salah satu ibu hamil pertama peserta Yoga Prenatal mengatakan, kegiatan ini sangat bermanfaat bagi para ibu hamil.

“Banyak hal yang harus diperhatikan saat kehamilan, Yoga Prenatal ini bisa menjaga saya dan bayi saya tetap sehat, sehingga saat proses melahirkan nanti bisa lebih mudah dan lancar,” katanya.

Diharapkan kegiatan ini dapat terus dilaksanakan supaya angka kematian pada ibu hamil serta bayi
di 2024 sudah tidak ada lagi di Kota Kediri.

Kegiatan ini juga diberikan beberapa door prize bagi Ibu hamil yang beruntung mendapatkan kupon undian daftar hadir. Terpenting adalah acara Senam Yoga Prenatal ini bermanfaat untuk kesehatan dan edukasi para ibu hamil. (Cakas/Dinkes Kota Kediri)

Previous post KPU Kabupaten Kediri Gelar Doa Bersama Lintas Agama dan Aliran Kepercayaan Demi Suksesnya Pilkada 2024
Next post Mas Bup Dhito telah Setujui Raperda Bantuan Hukum Gratis bagi Warganya