Malang, www.beritamadani.co.id – Pengurus DPD PWMOI Malang Raya Periode 2024 – 2027, akhirnya dilantik dan dikukuhkan oleh Ketum DPP PWMOI, HM Jusuf Rizal, S.H. Sebanyak 12 orang diberikan amanah menjadi Pengurus DPD PWMOI Malang Raya. Pelantikan dan pengukuhan dilaksanakan di Kantor Sekretariat DPD PWMOI Malang Raya, Ruko Pelita Kav.2, Jalan Puntodewo, Kelurahan Polehan, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, pada Sabtu (22/6/2024).

Giat pelantikan dan pengukuhan Pengurus DPD PWMOI Malang Raya tersebut, juga terdapat sesi dialog dengan tema “Sinergitas Jurnalisme dalam Melaksanakan Fungsi Pengawasan terhadap Jalannya  Pemerintahan Daerah”.

HM Jusuf Rizal, S.H., yang juga Ketum Indonesian Corruption Watch (IJW), dalam sesi dialog menjelaskan, bahwa saat ini dibutuhkan peran sinergitas jurnalis, terutama dalam melaksanakan fungsi pengawasan terhadap pemerintah daerah. Menurutnya, Dewan Pers boleh mengatur perusahaan media, namun jangan mempersulit perusahaan media.

“Ya, karena adanya penyelundupan pasal seperti halnya perusahaan harus verifikasi oleh Dewan Pers. Jadi, jangan sampai Dewan Pers cenderung memonopoli, seolah-olah yang bisa hidup hanya media mainstream saja,” terangnya.

Dirinya juga menambahkan, bahwa Dewan Pers tidak perlu terlalu sibuk mengurus Sertifikasi UKW bagi rekan-rekan jurnalis.

“Namun tugas Dewan Pers dapat melakukan hal yang lebih positif untuk dapat melindungi semua jurnalis,” imbuh HM Jusuf Rizal.

Dirinya mempertegas, bahwa Dewan Pers bukan Tuhan yang mengatur, namun tidak mau dikritik.

“PWMOI diharapkan menjadi wadah dan dibentuk di setiap provinsi, tujuannya agar dapat berperan aktif dalam mencerdaskan bangsa melalui pemberitaan, sebagai pilar ke empat demokrasi di Indonesia,” papar HM Jusuf Rizal.

Meski begitu, dikatakannya, bahwa kehadiran PWMOI harus senantiasa membela kepentingan jurnalis. Selain itu, juga membela persoalan hukum kepada para jurnalis.

“PWMOI akan memberikan perisai hukum bagi anggotanya. Anggota PWMOI supaya ikut BPJS Ketenagakerjaan, dengan tujuan memberikan perlindungan bagi para jurnalis, terutama untuk kesehatannya. Bayarnya sedikit manfaatnya banyak,” imbau HM Jusuf Rizal.

“Selain itu kita mendukung terhadap UMKM Perusahaan Pers. Perusahaan Media Online ini kan kecil, terkadang bayar hosting saja telad. Oleh karena itu seharusnya Dewan Pers mendukung mereka. Manfaatkan Kantor kita untuk sebagai kantor bersama UMKM Pers,” imbuhnya.

Ketika mendapatkan pertanyaan dari salah satu jurnalis terkait adanya intimidasi dalam melakukan konfirmasi berita, kepada narasumber atau pejabat daerah. HM Jusuf Risal, S.H., memberikan tips khusus kepada anggota PWMOI DPD Malang Raya.

“Bila ada pejabat daerah yang sulit untuk diminta konfirmasinya, dan bahkan mendapatkan intimidasi dari teman-teman jurnalis yang berpihak kepada pejabat tersebut. Silakan menggunakan cara berkirim surat. Minta pejabat tersebut untuk memberikan penjelasan resmi. Pasti akan dijawab. Bila ada indikasi dan bukti cukup terjadi penyelewengan laporkan saja ke DPP. Kan sudah ada contohnya Pejabat dari sini (Mantan Wali Kota Batu ER – red) ketika DPP yang proses lewat LIRA, ia masuk penjara dan akhirnya meninggal,” jelas HM Jusuf Risal,S.H., yang juga Presiden LIRA itu dengan tegas.

Setelah sesi dialog dan tanya-jawab, dilaksanakan potong tumpeng, sebagai simbol pemberian amanah dan wewenang kepada Ketua DPD PWMOI Malang Raya. Potong tumpeng dilakukan oleh Ketum HM Jusuf Rizal, S.H., dan potongan tumpeng diberikan kepada Didik Nurtjahyono, S.E., dengan nasehat untuk menjadi peminpin yang amanah.

“Potongan tumpeng ini lihat, lurus mengerucut ke atas, tidak ada ke bawahnya. Artinya apa, pemimpin ini mengemban amanah di atas, dan harus mampu mengayomi yang ada di bawahnya,” pungkas HM Jusuf Rizal, S.H.

Sementara itu, Ketua DPD PWMOI Malang Raya, Didik Nurtjahyono, S.E ., usai kegiatan acara pelantikan dan pengukuhan menyampaikan, bahhwa PWMOI Malang Raya akan melakukan konsolidasi daerah, dengan membentuk DPC PWMOI.

“Tentunya dengan harapan, agar rekan-rekan jurnalis yang tergabung di PWMOI agar dapat bekerja sama dan bersinergi dengan pemerintah daerah. Jadi, saya berharap tidak ada diskriminasi diantara sesama media,” tandas Didik Nur.

Sesi akhir acara, dilaksanakan ramah-tamah dengan menikmati hiburan menyanyi duet bersama Mbak Atick Elekton dari Kota Batu. (Tim Publikasi DPD PWMOI Malang Raya)

Previous post Mas Dhito Sebut Awal Juli Jembatan Jongbiru Siap Diresmikan
Next post <strong>DPW IWO Indonesia Sumsel Pertanyakan Anggaran & Azas Manfaat Sosialisasi Akbar KPU Prabumulih</strong>