Kota Malang,  www.beritamadani.co.id  – Kegiatan dialog kebangsaan dengan tema “Mewujudkan Bangsa yang Kuat, Rukun, dan Bertoleransi” digelar di Jl. Letjen Sutoyo No.30-34, Rampal Celaket, Kec. Klojen, Kota Malang pada Kamis, (16/11/2023). Acara ini merupakan inisiatif dari Pemerintah Kecamatan Blimbing sebagai upaya memperkuat persatuan dan toleransi ditengah-tengah masyarakat.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Staf Ahli Pembangunan, Kesejahteraan Rakyat, dan Sumberdaya Manusia, Drs. Alie Mulyanto, M.M., yang mewakili Pj Wali Kota Malang, Dr. Ida Ayu Made Wahyuni, S.H., M.Si., Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) mewakili Ketua DPRD Kota Malang, Kapolsek Blimbing, Kompol Octavianees Panjaitan, S.H., M.H., Camat Blimbing, Nina Sudiarti, S.STP., M.S.I., serta Lurah Kelurahan Purwantoro, Kelurahan Blimbing, dan Kelurahan Pandanwangi.

Peserta yang hadir mencapai 275 orang, terdiri dari seluruh Ketua RW, RT, dan tokoh masyarakat yang berasal dari tiga Kelurahan di Kecamatan Blimbing.

Dalam sambutannya, Drs. Alie Mulyanto, M.M., menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan dialog kebangsaan ini. “Ini mengapresiasi ada satu kegiatan dialog kebangsaan berkaitan bagaimana kita bisa menjadi rukun, bagaimana kita bersatu, bagaimana kita bertoleransi. Kemerdekaan Indonesia bukan pemberian hadiah dari bangsa lain, tetapi hasil perjuangan, dan pengorbanan pendahulu kita. Indonesia diharapkan menjadi Negara Emas pada tahun 2045, seratus tahun setelah kemerdekaan,” ujar Alie Mulyanto.

Nina Sudiarti, Camat Blimbing, juga menyampaikan tujuan acara ini dalam sambutannya. “Acara ini bertujuan untuk mewujudkan bangsa yang kuat untuk bersatu dan bertoleransi di wilayah Kecamatan Blimbing,” kata Nina Sudiarti. Dia juga menjelaskan bahwa peserta dialog kebangsaan berasal dari Kelurahan Purwantoro, Blimbing, dan Pandanwangi.

Acara yang berlangsung ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam memperkuat persatuan dan toleransi dimasyarakat, sehingga terwujud bangsa yang kuat, rukun, dan bertoleransi sesuai dengan tema yang diangkat. (Nazila Aisy Zahra/ IAIN Ponorogo)

Previous post <strong>Arif Wahyudi Anggota DPRD Kota Malang Merasa Gerah terkait Pembangunan WTP</strong>
Next post <strong>Keadilan dan Kemanusiaan adalah Landasan Kemerdekaan Palestina</strong>