Kabupaten Kediri, www.beritamadani.co.id – Sekdaprov Jatim Adhy mengatakan,”Beberapa hari yang lalu semua sudah bergerak untuk menanganinya, kasus sudah melandai, semuanya semoga dapat segera perform, dan tetap lakukan langkah preventif seperti vaksin dan isolasi. Kami akan melaporkan hasil dari rapat ini kepada Ibu Gubernur,” ujar Adhy (29/11/2022).

Pada kesempatan yang sama Adhy mengimbau agar Jatim tidak pernah lengah menghadapi permasalahan PMK. Sebab, kasus mungkin akan tetap muncul, dan hewan yang sakit memerlukan penanganan intensif segera.

“Terima kasih kepada petugas dinas, vaksinator, stakeholder, dan berbagai pihak lainnya yang sudah membantu pekerjaan kita. Jangan lupa, kita tetap harus waspada. Hewan yang sakit meski hanya 2% pun, harus segera ditangani dengan cekatan,” tutupnya.

Pada rapat ini turut diserahkan penghargaan pada kabupaten dengan capaian zero reported case, yaitu Kab. Madiun, Kab. Situbondo, Kab. Bondowoso, dan Kab. Lumajang. Capaian yang sama juga diterima Kota Surabaya, Kota Mojokerto, Kota Pasuruan, Kota Malang, Kota Blitar, dan Kota Batu.

“Lalu kabupaten dengan capaian vaksinasi terbanyak diterima oleh Kab. Tulungagung, Kab. Malang, Kab. Pasuruan, Kab. Bojonegoro, Kab. Kediri, Kab. Banyuwangi, Kab. Blitar, Kab. Pamekasan, Kab. Jember, Kab. Jombang, Kab. Sumenep, Kab. Lamongan, Kab. Tuban, Kab. Ponorogo, dan Kab. Sampang. Kota Madiun, Kota Batu, Kota Probolinggo, dan Kota Kediri turut menerima penghargaan tersebut,”pungkasnya. (Kominfo Kab.Kediri-Cak Kas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Previous post <strong>DPRD Kota Malang Sepakati Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Malang TA 2023 Lebih Rp 1 Triliun</strong>
Next post <strong>Mas Dhito Dukung Lomba Inovasi Cipta Karya TTG 2022</strong>