Blitar, www.beritamadani.co.id – Kabupaten Blitar kaya kesenian, kebudayaan dan produk – produk kreatif yang berbasis seni budaya yang berkembang dan dilakukan oleh masyarakat. Seni budaya dan tradisi tidak hanya sekedar warisan namun merupakan sebuah aset yang memiliki dan bila terus dikembangkan akan memberikan nilai bagi para pelaku seni maupun masyarakat penikmat seni itu sendiri, dan tentunya dari pihak pemerintah harus hadir dalam mendukung pelestarian seni budaya yang berkembang di masyarakat.

Sebagai tindak lanjut dari pengukuhan Dewan Seni dan Budaya Kabupaten Blitar/DSBKB beberapa waktu lalu dan dalam rangka pelaksanaan program kerja yang telah disusun oleh pengurus agar sampai kepada seluruh jajaran, maka DSBKB menggelar Sarasehan Budaya dan Pengukuhan Pengurus Tingkat Kecamatan, yang telah dilaksanakan dari tanggal 17 – 29 Nopember 2022, di seluruh Kecamatan di Kabupaten Blitar, dan pada Selasa (29/11/22) digelar di Balai Kecamatan Kanigoro yang dibarengin dengan kegiatan Sarasehan Budaya dengan membedah berbagai persoalan tentang kebudayaan dan diberikan oleh para pemateri.

Mengawali pemberian materi Ketua DSBKB, Dian Prio Gunanto, S.Pd atau biasa disapa Mas Brew memberikan penjelasan bahwa,”Organisasi Dewan Seni dan Budaya Kabupaten Blitar dengan program – program kerjanya butuh sinergi yang berkesinambungan dan ini diperlukan kerja secara bersama-sama dan perlu dukungan dari berbagai pihak serta untuk mewujudkannya DSBKB pada periode kepengurusan 2021 – 2026 telah membentuk pengurus sampai tingkat kecamatan (akar rumput, Red) sebanyak 22 kecamatan yang ada Kabupaten Blitar dan ini merupakan pengurus yang secara langsung melaksanakan program kerja dalam upaya melestarikan seni budaya dan tradisi yang dilakukan oleh perorangan, kelompok, komunitas yang memberikan andil merawat, melestarikan seni budaya dan tradisi kita dalam naungan DSBKB “, jelasnya.

Mas Brew menambahkan bahwa,”Konsistensi dari para pelaku seni diharapkan mampu memberikan tauladan kepada masyarakat dan dilakukan dengan penuh tanggung jawab atas bidang karya seni budayanya yang telah ditekuni selama ini dan hal itu merupakan panggilan jiwa dan telah mewarisi tradisi budaya secara turun temurun”, tambahnya.

Di wilayah Kabupaten Blitar perlu terus dikembangkan seni budaya yang dicintai dan disukai oleh masyarakat khususnya budaya local, dan memadukan potensi yang dimiliki agar bisa menjadi ciri khas dan dapat dijadikan unggulan pariwisata, juga bisa memberikan pendapatan serta dapat mengangkat perekonomian masyarakat”, pungkasnya. (Ich/Red BMK)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Previous post <strong>Jaga Kebugaran dan Semangat Atlet, Diknas Adakan Pembinaan dan Outbound</strong>
Next post <strong>Banteng Night Run, Jadikan Embrio Sport Tourism di Kabupaten Kediri</strong>