Kapolres Kediri Meresmikan Pabrik Tangguh Semeru di PT. AMP Sambirejo Pare

Kediri,www.beritamadani.co.id – Setelah menyiapkan kampung tangguh, swalayan tanguh, pesantren tangguh dan pasar tangguh, kali ini Kapolres Kediri AKBP. Lukman Cahyono, S.I.K.,M.H., juga melakukan peninjauan dan meresmikan Pabrik Tangguh Semeru di PT. Agri Makmur Pertiwi, di Desa Sambirejo, Kec. Pare, Kab. Kediri, Rabu (17/06), Pukul 09.00 WIB.

Selain Kapolres Kediri, AKBP. Lukman Cahyono., S.I.K., M.H., hadir pula pada peresmian pabrik tangguh ini, Dandim 0809 Kediri, Letkol Kav. Dwi Agung, S.I.P., Direktur Utama PT. Agri Makmur Pertiwi Irfan Affandi, PJU Polres Kediri, Kapolsek Pare Iptu. I Nyoman Sugita, SE., M.Si., Danramil 11/Pare Kapten Inf. Warsito, Camat Pare Anik Wuryani, S.Sos., M.Si., Kepala Desa Sambirejo Sugeng Widodo dan jajaran staf PT. Agri Makmur Pertiwi.

Untuk dinyatakan sebagai pabrik tangguh tentunya semua aktivitas pabrik harus mematuhi protokol kesehatan dari pemerintah untuk melawan penyebaran Covid-19 di lingkungan pabrik.

Dilakukan pengecekan terhadap fasilitas kesehatan yang telah disiapkan oleh pihak pabrik, apakah sudah sesuai sudah dengan protokol kesehatan yang telah disarankan dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19 dimasa pandemi ini, mulai dari fasilitas pengecekan suhu badan, tempat cuci tangan, bilik desinfektan, penyediaan hand sanitizer dan kelengkapan APD berupa sarung tangan, helm dan faceshield, sampai dengan ruang isolasi bagi karyawan.

Irfan Afandi, Dirut PT. Agri Makmur Pertiwi, dalam sambutannya mengatakan,”Kami atas nama PT. Agri Makmur Pertiwi, merasa terhormat dan tersanjung atas kepercayaan yang diberikan kepada kami yang ditunjuk sebagai Pabrik Tangguh Semeru, ini merupakan semangat bagi kami,” tuturnya.

“Kami akan tetap menjaga protokol kesehatan sehingga penyebaran Covid-19 ini bisa terputus. Di bidang pembenihan tetap bisa kami lakukan dengan baik walaupun terhalang oleh pandemi corona ini. Kami diingatkan oleh pemerintah untuk menjaga sektor pertanian, yang mana wabah ini melanda seluruh lapisan masyarakat, baik petani, pedagang dan lain sebagainya, apabila sektor ini terganggu maka ketersediaan pangan akan terhambat,”ucap Irfan Afandi.

Lebih lanjut Irfan Afandi menjelaskan,”Maka dari itu kita selalu menjaga kesehatan para karyawan dengan cara tetap menerapkan protokol kesehatan. Kami juga mengingatkan kepada mitra petani kami untuk mengikuti protokol kesehatan yang di anjurkan oleh pemerintah. Kami juga butuh support dari para pihak, terutama pihak Kepolisian, TNI dan Pemerintah, tanpa bapak-bapak semua kita tidak bisa seperti ini. Visi dan Misi kita adalah ingin menjadi perusahaan yang terkemuka untuk menjaga ketersediaan pangan di Indonesia,”pungkasnya.

Sementara Kapolres Kediri, AKBP. Lukman Cahyono,S.I.K., M.H., dalam sambutannya juga mengatakan,”Latar belakang pembentukan pabrik tangguh, kampung tangguh, ponpes tangguh serta pasar tangguh, adalah untuk memutus wabah penyebaran Virus Corona ini dan alhamdulillah mendapat sambutan yang baik dari masyarakat,”tuturnya.

“Kita tahu bahwa terdapat banyak klaster penyebaran Covid-19, baik di pabrik, ponpes, pasar dan lain sebagainya. Maka dari itu kita bentuk pabrik tangguh, pasar tangguh, ponpes tangguh dan kampung tangguh. Pabrik harus benar-benar memiliki kemandirian apabila memang situasi terdapat karyawan atau staf yang terkonfirmasi positif Covid-19,”jelasnya.

Lebih lanjut dikatakan Kapolres Kediri,”Di Kabupaten Kediri, alhamdulillah tidak ada gangguan kriminalitas yang meningkat, malah menurun dan ini juga ada peran serta masyarakat yang dengan situasi ini mereka membentuk pos-pos kamling, yang setiap malamnya selalu di jaga,”pungkasnya dengan semangat. (Cak Kas/Widya)

Share This:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Positive SSL