Membersihkan Masjid dan Gereja Jadi Agenda Bakti Religi Polsek Ngadiluwih Polres Kediri

IMG-20200224-WA0050 IMG-20200224-WA0043

Kediri, www.beritamadani.co.id – Polsek Ngadiluwih Polres Kediri melaksanakan Bhakti Religi yaitu melaksanakan kerja bhakti di tiga tempat ibadah, Masjid An Nur, Masjid Al-Manan serta Gereja Kristen Marananta, yang berlokasi  tidak jauh dari Polsek Ngadiluwih, Senin (24/2/20), dimulai Jam 08.00 WIB, sampai selesai.

Kegiatan Bhakti Religi yang dilaksanakan oleh Polsek Ngadiluwih ini dipimpin langsung Kapolsek AKP, Muchlason, SH,  di Masjid An Nur, Masjid Al-Manan Serta Gereja Kristen Marananta. Selain menjadi ladang ibadah bagi Personil Polsek Ngadiluwih, harapannya adalah kegiatan ini dapat menumbuhkan kecintaan masyarakat kepada Polri, serta untuk mempererat jalinan silaturahmi antara masyarakat dengan pihak Kepolisian khususnya Polsek Ngadiluwih.

IMG-20200224-WA0047 IMG-20200224-WA0048

AKP, Muchlason, SH, mengatakan bahwa dengan semakin dekatnya antara Polri dengan masyarakat, diharapkan kita akan lebih mudah untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif di lingkungan dalam wilayah hukum Polsek Ngadiluwih.

“Kegiatan tersebut dalam rangka mewujudkan pengabdian pada masyarakat, bahwa Polri adalah sahabat, pelayan abdi masyarakat dan sesuai peran kepolisian sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat,” ucap AKP. Muchlason,SH.

IMG-20200224-WA0041 IMG-20200224-WA0039

Kapolsek Ngadiluwih ini menambahkan,”Bhakti Religi ini dilakukan ini untuk meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan didalam masyarakat, untuk saling menghormati dan menghargai sesama pemeluk agama, serta untuk menangkal isu perpecahan antar umat beragama, yang beredar di media sosial oleh orang-orang yang tidak bertanggung-jawab, sehingga menimbulkan keresahan di masyarakat,” tuturnya.

Para takmir masjid dan pendeta dari Gereja Kristen Marananta ini, sangat mengapresiasi dengan adanya kegiatan Bhakti Religi yang dilaksanakan oleh Polsek Ngadiluwih ini. Yang diikuti oleh seluruh Anggota Polsek Ngadiluwih dan juga oleh kepala desa serta warga setempat. (DhePanggah /Candra)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Positive SSL