SDI NU Pare Berwisata Edukasi ke Kebun Sayur Organik dan ke Onair FM Pare Kediri

IMG_20200125_081201 IMG_20200125_081325

Kediri,  www.beritamadani.co.id  –  Belajar hingga ke Negeri  Cina adalah pepatah yang masih relevan hingga kini. Seperti yang dilakukan sebuah Sekolah Dasar Islam milik NU di Pare, Kab. Kediri, Sabtu 25/1/20. Mengenalkan anak didiknya ke wisata edukasi kebun sayur organic dan pegetahuan terhadap dunia penyiaran radio di Onair FM, Dusun Jombangan, Desa Tertek , Pare.

Kepala Sekolah SDI NU Pare Siti Ulifah SPDI, menyampaikan.”Melalui wisata edukasi ini, anak-anak bisa tahu cara menanam, merawat, hingga cara mengatasi serangan hama sayuran organik. Di kebun sayur organik ini dijelaskan metode ramah lingkungan yakni tanpa menggunakan bahan pestisida, maupun pupuk kimia, dalam menanam sayur organik. Sama sekali tanpa bahan kimia. Setelah dari wisata sayur dilanjutkan ke Stasiun Radio Onair FM. Mengenalkan anak-anak dengan dunia penyiaran radio. Wisata edukasi tersebut dilakukan, agar siswa-siswi  SDI.NU.Pare, mendapatkan pengetahuan terhadap dunia penyiaran.”

IMG_20200125_081257 IMG_20200125_081243

Dengan penuh semanggat dan kelucuan khas anak-anak, satu persatu mereka mencoba menyanyi dan memberikan salam kepada para pendengar. Tak hanya itu, mereka juga mendapatkan pengetahuan tentang segala bentuk peralatan penyiaran mulai dari mikrofon, mixer, komputer, hingga antena pemancar dijelaskan dan ditunjukkan oleh salah seorang pengelola stasiun radio tersebut. Murid-murid mengaku senang dengan kegiatan berkunjung ke stasiun radio tersebut, pasalnya mereka dapat mengetahui secara langsung proses penyiaran radio.

Dikatakan juga oleh Kepala Sekolah SDI NU. Pare, Siti Ulifah, SPdI. ”Kegiatan ini adalah salah satu bentuk pendidikan dan pengetahuan tentang dunia telekomunikasi yang selama ini anak-anak hanya menerimanya berdasarkan cerita. Diharapkan, dengan pengenalan dan berkunjung ke stasiun radio ini, dapat memberi pemahaman secara langsung baik fungsi dan manfaat radio bagi masyarakat.”

Lebih lanjut Siti Ulifah, SPdI, mengatakan kepada Tim Liputan www.beritamadani.co.id. ”Sekolah Dasar Islam NU Pare ini, berdiri sejak Tahun 2016. Program jurnalistik ini merupakan salah satu dari 14 program ekstrakurikuler, sedangkan untuk rekrutment peserta ekstrakurikuler jurnalistik kita mulai dari kelas 2, agar nantinya tumbuh embrio-embrio jurnalistik sejak dini. SDI NU, Pare ini juga sudah menerbitkan buletin sebanyak 17 kali, yang terbit dua bulanan sejak Tahun 2016. Kami berharap siswa-siswa yang bersekolah di SDI NU, mempunyai keberanian dalam berkarya dalam dunia jurnalistik”.  (Ca’Kas/Candra).

Share This:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Positive SSL