Grobyak Ikan Di Sumber Gundi Desa Tanjung Pagu Kab. Kediri Tahun 2017

IMG-20171009-WA0006 IMG-20171009-WA0012

Kediri, Beritamadani.co.id – Grobyak Ikan dalam rangka bersih desa di laksanakan di Sumber Gundi, Desa Tanjung, Kecamatan Pagu Kabupaten Kediri pada Hari Minggu, 08 Oktober 2017, mulai Pukul 06.30 WIB., sampai dengan Pukul 10.00 WIB. Grobyak Ikan ini merupakan event tahunan yang dilaksanakan setiap tahun sekali bertepatan dengan Bulan Suro.

Grobyak Ikan dihadiri perwakilan dari Kepala Wilayah Kecamatan Pagu, Koramil Pagu, Polsek Pagu, Kepala Desa Tanjung, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri, Beserta Staf dan masyarakat sekitar.

Sebelum memasuki Area Sumber Gundi, warga diberi pita berwarna kuning sebagai tanda bahwa mereka benar-benar Warga Desa Tanjung dan boleh mengikuti Grobyak Ikan. Karena selain Warga Desa Tanjung tidak boleh mengikuti acara ini. Warga Desa Tanjung yang akan mengikuti Grobyak Ikan membawa peralatan penangkap ikan manual seperti pecak, susuk, serok, irik dan lain sebagainya.

IMG-20171009-WA0011 IMG-20171009-WA0009

Pukul 06.30 WIB., Grobyak Ikan diawali dengan selamatan yang dipimpin oleh Sesepuh Desa Tanjung dengan tujuan supaya selalu diberi hidayah dan keselamatan oleh Tuhan YME. Kemudian dilanjutkan dengan Grobyak Ikan dengan masuk ke dalam Sumber Gundi bersama-sama mencari ikan sampai dengan Pukul 10.00 WIB. Kemudian dilanjutkan dengan memancing ikan secara manual sampai pagi.

Grobyak Ikan ini diikuti seluruh Warga Desa Tanjung mulai dari anak-anak, remaja, dewasa, bahkan orang tua pun ikut serta, memeriahkan Acara Grobyak Ikan di Sumber Gundi. Sejenak Sumber Gundi menjadi lautan manusia. Tidak kurang dari 2000 orang memadati Area Sumber Gundi untuk mencari ikan.

Saat dikonfirmasi Awak Beritamadani.co.id, Don Vito Gusbaki, selaku Kepala Desa Tanjung, menyampaikan, “Grobyak Ikan merupakan event tahunan yang dilaksanakan setiap Bulan Suro. Untuk kedepan kita kemas lebih baik lagi. Yang ikut Grobyak ini khusus Warga Desa Tanjung. Tujuannya untuk menjalin kerukunan masyarakat. Setelah ini ikannya habis, seminggu kedepan akan kita sebar benih ikan lagi. Harapannya kedepan desa ini bisa menjadi desa wisata”.

IMG-20171009-WA0010 IMG-20171009-WA0007

Ditempat terpisah Awak Beritamadani.co.id menemui Sugianto mewakili Kepala Wilayah Kecamatan Pagu menyampaikan, “Kriteria ikan yang mendapat hadiah ada beberapa jenis, untuk ikan yang bersisik dan tidak bersisik seperti lele, kutuk, bawal, akan diambil 5 ekor ikan yang paling besar (terberat timbangannya). Hadiahnya: Juara I Rp. 300.000,- , Juara II Rp. 250.000,- , Juara III, IV, V, mendapatkan door prize”.

Air Sumber Gundi yang semula jernih seketika berubah menjadi keruh karena banyaknya warga yang masuk ke Sumber Gundi untuk mencari ikan. Walaupun demikian tidak menyurutkan semangat warga untuk tetap mencari ikan dan memeriahkan Acara Grobyak Ikan ini. Acara Grobyak Ikan juga membawa berkah bagi pedagang musiman. Karena setelah warga selesai mencari ikan di Sumber Gundi, mereka banyak yang haus dan lapar sehingga pedagang yang menjual dagangannya habis terjual. (Widya)

 27 total views,  1 views today

You may also like...

1 Response

  1. May 23, 2018

    […] selalu ramai dikunjungi oleh wisatawan. Setiap tahunnya, kawasan sumber air ini menjadi venue acara Grobyak Ikan yang berlangsung pada perayaan […]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Positive SSL