Kirab Bhedol Pusaka Dan Tirakatan Macapat Banjaran Bung Karno

IMG-20160601-WA0001IMG-20160601-WA0007
Blitar, Beritamadani.co.id – Dalam rangka Peringatan Hari Lahir Pancasila 2016, banyak sekali Kegiatan Pemerintah Kota Blitar, yang di dukung oleh segala lapisan masyarakat. Mulai dari anak-anak, pelajar, mahasiswa, pengusaha, seniman, pejabat dan semua guyub rukun, seperti tadi malam Selasa, 31 Mei 2016, menghiasi kota dan pusat keramaian. Terlihat barisan panjang seperti ribuan semut mengikuti Belantongan(Rajanya,red) adalah Barisan Kirab Bedhol Pusaka yang di ikuti peserta dari tiga Kecamatan, tujuh Kelurahan di Kota blitar di tambah dari lembaga lembaga pendidikan, SKPD dan masyarakat .
Yang paling depan adalah Pasukan Pembawa Pusaka Berupa Simbol Garuda,Teks Pancasila dan Bendera Merah Putih dan Pusaka yang di simpan di kotak pusaka (berupa dua belah keris,red) “Suasana ini sangat meriah sama seperti tahun tahun kemarin , mulai tahun 2000 an Tradisi ini sudah berjalan,” kata Pujianto, Kabag Publikasi,dari Panitia Induk Grebek Pancasila. “Bapak Wali Kota M. Samanhudi Anwar SH., yang memberangkatkan, Start dari Gedung Kusuma Wicitra. Dan Bapak asisten satu yang menerima Kirab Bedhol Pusaka di Balai kota “, tambah Pujianto.
Langit malam Kota Blitar yang gelap sepanjang hari kemarin akibat di guyur hujan, kini berubah menjadi terang benderang seperti barisan 5000 an kunang-kunang raksasa yang tiada putusnya bergerak menuju Balaikota. “Dulu awal nya itu cahaya obor mas tapi beberapa tahun terakhir ini di ganti lampion yang merupakan kebijakan Walikota”, keterangan seorang pejabat yang enggan di sebut namanya. Acara yang merupakan rangkaian dari peringatan Hari Lahir Pancasila tersebut (Tanggal 1 Juni red) di lanjutkan dengan Tirakatan Macapat Banjaran Bung Karno, di Aula Balai Kota Blitar yang melibatkan Tokoh-tokoh Sastrawan Jawa yang di koordinir oleh Ki Suwito dari Paguyuban Kiblat Papat Blitar Sekar Mijil Medhar Amiwiti.
Banjaran Bung Karno.
Wiwit lair dumugi sedane.
Kebak labuh lelabet Nagari.
Pahlawan Tumprap bangsanipun.
Saderenge nggeh pun katengeri.
Ardhi kelud Mbledos.
Nalikane dinten kemis wage.
Sewu sanga sepi.
Siji Warsanipun.
Demikian Tembang Mijil Ki Suwito, membuka acara malam Tirakatan Grebeg Pancasila, yang melukiskan proses Sejarah Lahirnya Bung Karno, hingga berhasil mengali nilai nilai Falsafah Bangsa Indonesia yang akhirnya di rumuskan menjadi PANCASILA. “Semoga agenda dari Blitar Kota ini, bisa menginspirasi kota-kota lain di Republik ini untuk tetap mempertahankan Semangat Nusantara yang di amanahkan dalam PANCASILA,” pangkas Ki Wito mengakhiri wawancara dengan awak www.Beritamadani.co.id (Wasis)

 29 total views,  2 views today

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Positive SSL