Kirab Budaya Ki Ageng Boto Putih Desa Kawedusan Plosoklaten Kabupaten Kediri

sam_1065 sam_1088

Kediri, Beritamadani.co.id – Kirab Budaya Ki Ageng Boto Putih diselenggarakan di Desa Kawedusan, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri, pada Hari Minggu, 23 Oktober 2016, sejak Pukul 08.00 WIB, sampai selesai.

Saat dikonfirmasi Awak Beritamadani.co.id, Ki Agus Herlambang, sebagai Kasun Desa Kawedusan, sekaligus Ketua Panitia Kirab Budaya Ki Ageng Boto Putih, menuturkan, “Kirab Budaya ini dimulai Pukul 08.00 WIB, kirab ini diikuti oleh anak PAUD, TK, SD, SMP, dari Desa Kawedusan. Start kirab dari Balai Desa Kawedusan dan finish di Makam Boto Putih”.

Sebelum pelaksanaan kirab, terlebih dahulu diadakan upacara adat di halaman Balai Desa Kawedusan. Dalam sambutannya H. Subari, Pj. Kepala Desa Kawedusan, mengucapkan terimakasih kepada seluruh peserta yang mengikuti Kirab Budaya, baik dari warga masyarakat Kawedusan khususnya dan komunitas-komunitas dari daerah lain, maupun bantuan dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kediri.

sam_1061 sam_1074

Kemudian dilanjutkan sambutan dari Harmadi,S.Sos, selaku Camat Plosoklaten. Dalam sambutannya Harmadi menyampaikan, “Agar Kirab Budaya ini menjadi lebih baik, sebaiknya diikuti publikasi (woro-woro) kepada masyarakat luas, baik masyarakat desa setempat, maupun dari luar desa. Kirab Budaya Ki Ageng Boto Putih bisa menjadi wisata lokal maupun nasional, tentunya harus ada peningkatan penyajian kirab. Perlu adanya peningkatan kegiatan UKM di wilayah Desa Kawedusan yang dipromosikan, untuk memberikan penghasilan bagi Masyarakat Desa Kawedusan”.

Setelah memberikan sambutan, Harmadi membuka acara Kirab Budaya Ki Ageng Boto Putih dengan megucapka “Bismillahirrohmanirrohiim”.  Kirab dipimpin oleh Ki Sutanto sebagai Kepala SMP Kawedusan disertai cucuk lampah. Kirab juga diikuti oleh Komunitas Mahasiswa Yogyakarta yang berasal dari Sukorejo Katang, yang dipandu oleh Ki Sudarmanto, Kepala Desa Katang, Komunitas LP2BN (Ki Aris Sugito, SH dan Ki Sutarto), Komunitas Kampung Panji Kota Kediri (Ki Suripto), Komunitas dari Samberobyong Desa Pagu (Bayu, dkk), Komunitas Desa Klanderan (Ki Joko, dkk), musik ganjur, komunitas jaranan.

 sam_1045sam_1115

Kirab dilakukan sepanjang kurang lebih 3 Km (sekitar 3 jam), dimulai dari Balai Desa  Kawedusan, finish di Makam Boto Putih dan dilanjutkan dengan upacara tabur bunga, yang dilakukan oleh Ki Sutanto didampingi Ki Laminem Joyo Ngulomo dari Katang, yang ditujukan untuk para leluhur yaitu Eyang Dewi Sara, Eyang Joyo Amijoyo, Dewi Satani, Eyang Rah Yang Tumbal, Eyang Nini Rukem, Eyang Nini Randini, Eyang Rah Yang Wangking dan diteruskan selamatan yang dipimpin oleh seorang Pujangga Desa Kawedusan.

Maksud dan tujuan acara tersebut adalah leluri budaya leluhur, agar tidak punah dan mendoakan kepada para leluhur, serta untuk meningkatkan bidang pariwisata lokal atau daerah.

Setelah acara kirab selesai masih ada acara yang akan dilaksanakan pada sore hari sekitar Pukul 15.00 WIB, yaitu Pagelaran Seni Budaya Kuda Kepang, yang dibawakan oleh Seni Tari Kudo Kepang Djawi Asli Krido Sentono Putro, dari Dusun Bulurejo, Desa Kawedusan, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri. (Made Sumadi)

Share This:

You may also like...

2 Responses

  1. jusak basuki says:

    Lestarikan budaya karena eyang saya juga dimakamkan didesa plosoklaten sadon. Mohon saya dibri banyak info

    • madani says:

      Dear Sehabat Pembaca Madani,
      Kami dan Team Peliputan akan selalu mengupdate Informasi untuk turut serta Melestarikan Warisan Budaya Nusantara.
      Mohon sabar menunggu untuk liputan-liputan selanjutnya.Tks.
      Editor01,www.beritamadani.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Positive SSL