Kesenian Jaranan Campur Sari Turonggo Kridho Budoyo Blabak Pesantren Kota Kediri

IMG20160903164315 IMG20160903165212

Kediri, Beritamadani.co.id – Kota Kediri mempunyai ciri Kesenian Tradisional Khas Kediri yaitu Kesenian Jaranan. Ada banyak group kesenian jaranan yang ada di Kediri salah satunya Kesenian Jaranan Campursari Turonggo Kridho Budoyo, Pimpinan Wuryanto, beralamatkan di RT.08, RW. 03, Lingkungan Jegles, Kelurahan Blabak, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri.

Untuk Memperingati HUT.RI. ke-71, Kesenian Jaranan Campursari Turonggo Kridho Budoyo ini, bekerjasama dengan Pengurus RW.03 (RT 08, RT 09) dan RW 10, mengadakan Pentas Seni Jaranan di Lapangan Lingkungan Jegles, Kelurahan Blabak, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri.

Saat ditemui Awak Beritamadani.co.id, M. Yusuf, S.Sos, MM, Kepala Kelurahan Blabak menyampaikan, “Kegiatan seperti ini mohon ditingkatkan ditahun berikutnya dengan kebersamaan masyarakat, RT, RW dan Pemerintah Kelurahan untuk membangun Kelurahan Blabak melalui Prodamas, yang per RT 50 juta per tahun”.

“Saya menghimbau agar masyarakat menjaga keamanan dan ketertiban dalam menonton jaranan ini sehingga tidak ada perselisihan antar penonton”.

“Untuk kegiatan di Kelurahan Blabak akan difokuskan di Bulan Oktober bertepatan dengan Bulan Syuro”.”Ada berbagai macam kegiatan diantaranya jalan santai, pagelaran wayang kulit, jaranan, orkes dan juga akan mengadakan bazar rakyat, apabila RT, RW berkenan”, pungkas Yusuf.

Ditempat terpisah Awak Beritamadani.co.id menemui Wuryanto, Pimpinan Group Kesenian Jaranan Campur Sari Turonggo Kridho Budoyo. Wuryanto menyampaikan, “Ini acara memperingati tujuh belasan (HUT RI ke-71,red)”.” Group Kesenian Jaranan Campur Sari Kridho Budoyo berdiri sejak Tahun 2009, dengan personil 42 orang, perempuan 16 orang dan laki-laki 26 orang”. “Tujuannya melestarikan budaya nenek moyang”. “Harapan kedepan tetap ada generasi penerus yang mengolala seni jaranan ini”.

IMG20160903204028IMG20160903202514-1

Kemudian Awak Beritamadani.co.id menemui Nurhariatun Sablah, salah satu anggota Group Kesenian Jaranan Campur Sari Turonggo Kridho Budoyo. Nurhariatun Sablah mengatakan, “Saya ikut Group Kesenian Jaranan Campur Sari Turonggo Kridho Budoyo sejak Tahun 2009”. “Saya juga anggota Jaranan Agung Kediri (Dulu Pasjar sekarang bergabung dengan Kota Kediri saat ini dinamakan Jaranan Agung Kediri,red).

Tujuan bergabung di Jaranan Agung Kediri untuk mengumpulkan anak-anak generasi penerus seni, kawula muda. Anak TK sampai dengan menengah, merukunkan orang seni Kabupaten, Kota bahkan sampai Provinsi”.

Pentas kesenian jaranan campur sari ini dimulai Pukul 15.00 Wib sampai Pukul 17.30 Wib berhenti sejenak, memberikan kesempatan kepada kaum muslim untuk beribadah. Kemudian pentas kesenian jaranan dilanjutkan lagi mulai Pukul 20.30 Wib sampai dengan Pukul 24.00 Wib.

Antusias warga sangat tinggi, ini terbukti dengan banyaknya penonton yang membanjiri lapangan Jegles sejak siang sampai malam hari, bahkan sampai pentas kesenian jaranan ini selesai.(Widya)

Share This:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Positive SSL