Pagelaran Tari 1000 Panji Dalam Rangka HUT Kota Kediri Yang Ke 1137

DSC03527 DSC03465

Kediri, Beritamadani.co.id – Pagelaran tari seribu panji, digelar di Lapangan Brawijaya, Kota Kediri, pada Tanggal 28 Juli 2016, Dalam Rangka Memperingati HUT Kediri Ke 1137. Acara yang awalnya dijadwalkan mulai Pukul 19.00 Wib, namun ternyata acaranya mundur sampai Pukul 20.00 Wib, baru dimulai. Pagelaran ini diikuti oleh muda-mudi dari Kota Kediri, yang diwakili oleh beberapa Siswa-siswi SMPN 1 sampai dengan SMPN 8 Kediri, SMP Doho 1, SMP PGRI 2, Guru-guru PAUD dan TK, se Kota Kediri.

Acara ini dihadiri oleh Walikota Kediri, Wakil Walikota Kediri, Jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Kediri, Ketua Dharma Wanita, para penari seribu topeng panji dan Masyarakat Kota Kediri. Acara diawali dengan pagelaran tari seribu topeng panji, yang kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Walikota Kediri.

Dalam sambutannya, Walikota Kediri, Abdullah Abu Bakar menyampaikan. “Alhamdulilah pada malam hari ini, kita bisa bersilaturrahim merayakan Hari Jadi Kota Kediri yang ke 1137. Angka ini, kita peroleh dari prasasti yang ada di samping lapangan ini, yaitu Prasasti Kuwak. Dahulu ada komunitas, segelintir masyarakat yang mengambil air di situ, sehingga nama Kota Kediri ini diambil dari Prasasti yang kita temukan di sana (samping lapangan,red)”. “Tema global Hari Jadi Kota Kediri adalah, Kota Kediri Melayani”. “Kota Kediri melayani maksudnya sudah saatnya pemerintah itu wajib melayani  rakyatnya, apalagi untuk Kota Kediri yang kita cintai ini”. “Rakyat Kota Kediri berhak mendapat pelayanan yang baik, dari aparat penyelenggara pemeritahan”. “Apabila belum memuaskan silahkan memberikan kritik langsung melalui Suara Warga Kota Kediri”.

DSC03515 DSC03483

“Pesta ini adalah pestanya rakyat, semuanya boleh nonton, semua boleh masuk, semuanya juga boleh berpartisipasi”.“Beberapa event yang digelar akan melibatkan banyak warga dan saya sudah menghimbau kepada jajaran Pemkot, untuk membuat event-event yang berkelanjutan dan harus mempunyai efek ekonomi bagi seluruh Masyarakat Kota Kediri”.

“Acara HUT Kota Kediri ini berlangsung dari Tanggal 27 Juli 2016, hingga Tanggal 22 Agustus 2016”.” Biasanya kalau ulang tahun, kita hanya mengadakan event 6 hari atau 3 hari, sekarang hampir 1 bulan”. “Kita berharap semua warga bisa berpartisipasi, semua warga dapat mendapatkan dampak ekonomi”.

Pada kesempatan ini, Abu Bakar, selaku Walikota Kediri dalam  sambutanya juga berharap mendapatkan dukungan masyarakat, untuk ikut serta terlibat dalam mempercepat pembangunan di Kota Kediri.

Perlu diketahui bersama bahwa di Kota Kediri ini ada 3 PR besar. PR yang pertama adalah menyelesaikan Jembatan Brawijaya, PR kedua adalah menyelesaiakan Rumah Sakit Gambiran 2, PR ketiga adalah menyelesaikan POLTEK.

Pekerjaan rumah yang menjadi prioritas Pemerintah Kota Kediri, yang akan diselesaikan secepatnya adalah, Rumah Sakit Gambiran 2 dan POLTEK Kediri. Untuk Jembatan Brawijaya sepertinya belum bisa diselesaikan dalam waktu dekat ini karena Jembatan Brawijaya masih ada permasalahan hukum.

Pada sambutannya, Abu Bakar juga mengatakan.“Dengan Tema Acara Kediri Melayani, kami juga akan melauncing Brand Kota Kediri, sebagai semangat kita untuk menuju Kota Kediri yang modern, dengan tetap memelihara kearifan lokal”. “Brand, logo kita adalah Harmoni Kediri The Service City”.

Mas Abu sapaan akrab Walikota Kediri kemudian mengajak para hadirin untuk meneriakan jargon-jargon. “Harmoni Kediri, The Service City”.

Untuk mengakhiri sambutannya, Mas Abu berterima kasih kepada semua pihak yang sudah mendukung acara ini. Antara lain tokoh agama yang selalu mendoakan kita bersama, tokoh masyarakat yangg selalu mendukung Program Pemerintah Kota Kediri, aparat keamanan, aparatur pemerintah dan tentunya seluruh Elemen Masyarakat Kota Kediri.

Mas Abu juga memohon bantuan masyarakat semua untuk bekerja bersama, saling mendukung menuju Kota Kediri dengan tata kelola pemerintahan yang benar-benar melayani untuk kesejahteraan masyarakat. Tidak lupa, Mas Abu juga berpesan pada kawula muda yang ada di Kota Kediri, maupun yang ada dimana-mana, mari berfikir kreatif, kita harus kreatif, kita harus produktif jangan hanya nongkrong saja, buka wawasan seluas-luasnya.

Kemudian acara dilanjutkan dengan hiburan dari Endank Soekamti.(Widya)

Share This:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Positive SSL