Pengrajin Keris Dari Kecamatan Kademangan Kabupaten Blitar Jawa Timur

DSC03284DSC03272

Blitar, Beritamadani.co.id – Dalam Langgam Jawa, ada sebuah lirik lagu yang berbunyi “Blitar, kutho cilik kang kawentar (Blitar, kota kecil yang terkenal, red)”. Ini terbukti di Blitar banyak terlahir seniman, budayawan dan tokoh nasionalis, berasal dari Kota Blitar.

Di Kabupaten Blitar, tepatnya RT. 03, RW. 02, Dusun Kademangan, Desa Kademangan, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar, ada seorang pengrajin keris yang bernama Ki Mudjiono.

Awak Beritamadani.co.id berkesempatan menemui langsung Ki Mudjiono di rumahnya. Ki Mudjiono meceritakan kronologi awal pembuatan keris. “Sejak kecil saya sudah punya bakat dan prestasi dibidang keris, juga keturunan dari buyut yang berasal dari Daerah Jawa Tengah”. “Saya menekuni pembuatan keris sejak Tahun 1970, sampai sekarang”. “Sebelum membuat keris ada firasat atau feeling, kemudian dirituali dengan berpuasa dan dilanjutkan dengan membuat pusaka keris”. “Proses pembuatan keris menggunakan peralatan manual, tetapi sekarang sudah lumayan modern”.

Lebih lanjut Ki Mudjiono mengatakan.“Hari yang dianggap baik untuk memulai pembuatan keris adalah Hari Kamis Kliwon dan Jum’at Legi”. “Proses pembuatan keris dimulai dari pembuatan desain, sampai dengan selesai dan siap jual, memerlukan waktu selama 1 bulan, termasuk warangkanya (sarung keris, red)”.

“Salah satu hasil Keris yang saya buat yaitu jenis ompyang jimbe, bila dilihat dari fungsinya bagi penggemar berat keris dan yang sangat percaya, keris diyakini bisa untuk pesugihan (mencari kekayaan,red), untuk para pejabat ada yang meyakini bisa menambah kewibawaan, supaya jumeneng anteng (memimpin rakyatnya dengan baik,red)”, tambah Ki Mudjiono.

Harga jual keris jenis ompyang jimbe ini, berkisar antara Rp. 250.000,- sampai dengan Rp. 1.500.000,- , tergantung ukuran dan kwalitas keris. Pembeli keris sangat banyak, dipromosikan secara getok tular (disampaikan dari orang ke orang,red).

DSC03302 DSC03292

Sederet prestasi yang dimiliki Ki Mudjiono antara lain, mendapat piagam penghargaan dalam rangka. “Lomba Pembuatan Keris Tingkat Nasional Tahun 2012, di Museum Negeri Mpu Tantular Surabaya”. Selain mendapat penghargaan dari Gubernur Jawa Timur, Ki Mudjiono juga mendapat penghargaan dari LPPBN (Lembaga Pelindung Pelestari Budaya Nusantara) pada Tahun 2015.

Beberapa Keris buatan Ki Mudjiono ini sudah dipamerkan dan dilibatkan Acara Budaya seperti pada saat Acara Kirab Tumpeng Agung Nusantara Gotong Royong Tahun 2016, sebagai ageman pejabat pemerintahan, dengan harapan siapapun yang jumeneng bisa mengelola pemerintahan dengan baik dan sabar. (Widya)

Share This:

You may also like...

1 Response

  1. wahh wah cocok yok koleksi keris, aku baru punya satu keris …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Positive SSL