Unjuk Rasa Forum Mahasiswa Peduli Pembangunan Daerah(FMPPD) Manggarai Barat di Malang

IMG_20160512_101806IMG_20160512_101516

 

Malang, Beritamadani.co.id – Pada siang ini, hari Kamis 5/12,Jam 11.00 WIB, Jl.Tugu, Kota Malang diramaikan dengan kehadiran Puluhan Mahasiswa-mahasiswa dari Manggarai Barat NTT yang melakukan Demonstrasi/Unjuk Rasa dengan Konvoi berjalan kaki, mulai dari Depan Stasiun Kota Malang menuju lokasi pusat aksi demo di Kantor DPRD dan Balai Kota Malang.

Aksi atraktif Demonstrasi/Unjuk Rasa dari Mahasiswa yang tergabung pada Forum Mahasiswa Peduli Pembangunan Daerah Manggarai Barat-Malang yang beralamat di Rumah Perjuangan Jl. Mega Mendung No 11, Sukun-Malang, menggunakan beberapa alat peraga seperti Bendera Merah-Putih,spanduk vinyl, Tulisan banner dan keranda. Dengan Harapan menarik perhatian kepada khalayak ramai dan Media Masa Nasional.

Dalam Demonstrasi/Unjuk Rasa  ini  dalam orasi yang dipantau langsung oleh Beritamadani.co.id, 5/12, Tuntutan FMPPD sebagai berikut: 1.Menolak dan menentang keras adanya privatisasi terhadap Pantai Pede, 2.Meminta Pemprov NTT untuk mengembalikan status Pantai Pede kepada Pemda Mabar, sesuai UU No.8 Tahun 2003, didalam Pasal 13 ayat 1b yang mengatakan bahwa untuk kelancaran Penyelenggaraan Pemerintahan di Kabupaten Manggarai Barat, Gubernur NTT dan Bupati  Manggarai sesuai dengan Peraturan Perundang-undangan menginventarisasi, mengatur dan melaksanakan penyerahan kepada Pemerintah Manggarai Barat, seperti barang milik/kekayaan daerah berupa tanah, bangunan, barang bergerak dan barang tidak bergerak yang dikuasai, dimiliki, dan atau dimanfaatkan oleh  Pemerintah Provinsi NTT dan Kabupaten Manggarai yang berada dalam Wilayah Kabupaten Manggarai, dimana segala asset tersebut harus dilakukan penyerahan paling lambat sejak Peresmian Kabupaten dan Pelantikan Pejabat Bupati Manggarai Barat dan Keputusan Mendagri No.42 Tahun 2001, 3. Mendesak Kapolres Manggarai Barat untuk mengusut tuntas Laporan Masyarakat Manggarai Barat terkait Pemalsuan Dokumen Akta Autentik Sertifikat Tanah Pantai Pede, No.4 Tahun 2012, yang dikeluarkan BPN Manggarai Barat, 4.Pantai Pede harus dijadikan sebagai ruang publik dan dikelola untuk kemakmuran rakyat, 5.Meminta Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat untuk mengambil tindakan dengan mengirimkan surat ke Pemprov NTT, perihal Pengembalian Asset Pantai Pede kepada Pemda Manggarai Barat.

Di tempat terpisah, Antonius Junisen, Korlap Aksi Unjuk Rasa, menyampaikan kepada Beritamadani.co.id,5/12,”Kami menolak privatisasi Pantai Pede yang melibatkan Pengusaha “SN”. Perlu diketahui juga bahwa aksi Unjuk Rasa kali ini berjalan lancar dan tertib, juga di jaga oleh Aparat Keamanan dari Pihak Kepolisian Polresta Malang. (dave)

Share This:

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Positive SSL